CINTA TAK HARUS MEMILIKI

 Ralat:
CINTA TAK HARUS MEMILIKI
  
“Karena bagiku cinta tak harus memiliki itu tak pernah berlaku”

Nama                 : Tutup gelas bintang-bintang biru
Status                : Membingungkan
Hobi                  : Nongkrong sekaligus tebar pesona di rak besi di atas tempat cuci
Resolusi tahun ini : Jadi penghuni dapur terfavorite 3x berturut-turut

Tutup gelas bintang-bintang biru. Kenal dia? Seluruh penghuni dapur Bu Atik pasti menjawab “Kenal dong!”
Tutup gelas itu memang tenar. Apalagi setelah 2 kali berturut-turut menjadi juara di kompetisi penghuni dapur terfavorite. Kata si cobek yang sudah tinggal di dapur sejak pertama kali dibangun, dia memang tutup gelas paling menawan yang pernah ada di dapur ini. Kuat, mengkilap, asli dari Hongkong. Saudara Bu Atik yang membawanya.
“Pantas banyak yang tergila-gila”, kata wajan anti lengket.
Memang benar. Tak terhitung berapa banyak gelas yang menjadi pasangannya.
“Tiga hari lalu dia berkencan dengan cangkir kopi, eh kemarin terlihat sedang bermesra-mesraan dengan mug kembang yang baru dibeli Bu Atik”.
“Enak betul dia. Hey rantang, kau tahu tidak, si jenjang gelas kristal idolamu itu pun pernah terlihat berduaan dengannya”.
“Hahahaha, jelas kau kalah pamor, duhai rantang”.
“Gelas belimbing, cangkir kopi, cangkir kesayangan Bu Atik, mug kembang, gelas kristal, gelas plastik biru…”
“Hei sendok, jangan kau coba hitung lagi, nanti kau terluka”
“Aku sudah tinggal di sini hampir delapan tahun, wajan. Tapi dia justru mendapat pasangan jauh lebih banyak dariku”
“Itu karena, mau tidak mau kita harus mengakui, dia memang punya pesona”
“Dia beruntung. Dia memiliki apa yang tidak kita miliki”.

Di dalam baskom plastik, tersembunyi di balik magig com, si tutup gelas ternama itu menyimak dalam diam.
“Hah…”, desahnya sambil tersenyum masam.
“Tahu apa kalian? Beruntung adalah ketika memiliki apa yang kita cintai”.
Tutup gelas bintang-bintang biru berpaling, memaksa tatapan mendambanya untuk beranjak dari pojok rak, tempat mangkok sayur terangguk-angguk menahan kantuk.

0 komentar:

Posting Komentar